Showing posts with label Random. Show all posts
Showing posts with label Random. Show all posts

Saturday, January 25, 2014

Recap

Barusan dapet telefon dari nyokap, katanya sepupu terdekat gue udah official bawa pacarnya kerumah ketika arisan keluarga berlangsung. Katanya pada heboh. Katanya cantik banget pacarnya. Katanya gue musti liat langsung.
Gue cuma jawab iye iye plus haha haha. Gak mau nanya balik atau komentar panjang lebar. Mencoba ngalihin pembicaraan tapi gak guna. Sampai akhirnya pertanyaan itu keluar, "TERUS KAPAN DONG GILIRAN KAMU ???"

Please deh maaaaaaaaaaaaah !!!
Andro kan masih waras.
Andro kan masih pengen pulang ke rumah dengan hati gak was-was.
Andro kan masih punya keluarga yang ketimuran.
Dan
Andro kan masih "discreet" ......

Haha, kalau aja bisa ya ............ keep wondering kapan bisanya.

Katanya Pascal "yaudah entar gue kerumah lu, as a best friend." Cih, classic ........

-------------------------------------------------------------------------------------------

Makin kesini makin banyak yang nanya if I have pacar or not. Kenapa sih orang kepo banget. Kalo gue punya kenapa dan kalo gue gak punya kenapa ? Let me answer the question : Yes, I already have pacar, and yes dia adalah laki-laki, and yes we've been together for years, and your welcome to shut your down. Hihihi binan galak, tapi biarin aja deh, itung-itung curcol gak apa-apa dong ...........................

-------------------------------------------------------------------------------------------

2008 January, Pavilion

This is my first week in Kuala Lumpur.
I've been here before, many time, transited two days or so. But for the next three and half years, I'll be live my life here.
First week in new place always been hectic. Move to new apartment, buy a new bed, sofa and tv, new books, new friends, new atmosphere. I just met new Indo's friends. Cumi and Pascal. They are living together near by the campus, but mine is far far away from the campus. I think I might get over credit for the taxi. But my place is worth every penny. My dad told me that choosing place to live is the second important thing in my stage now. He means, gua musti suka and cinta sama rumah gua supaya gua bisa nyaman tinggal di dalamnya, and this is true. I have sauna, gym, swimming pool, tennis court, and I can walk to the malls to buy grocery that I need by walking for 5 minutes. Itu yang terpenting ....
Idih gile ye .... Gue baru aja nemu itu tulisan di draft email. Hahaha naif banget deh tulisannya. Binan galau tuh, jaman dulu gak ada kegiatan jadinya nulis-nulis yang ga jelas. *kayanya sekarang juga masih galau deh seusss ....*

By the way, omong-omong soal jaman dulu ....... Have I write the story when I met Pascal ? Okay, let me tell you .......

On my orientation week, the international students pada ngumpul buat briefing. Dan gue dateng telat gara-gara rumah gue yang zupeer jauh itu .... ketinggalan 20 menit main points of the briefing. So ... one of my senior nyaranin gue untuk ketemuan sama anak Indo lainnya buat nanya-nanya. Gitu deh ceritanya .. Simple kan ? *BOKIS !!!!!!!!!!!!!!!!!!* Sebenernya ga kaya gitu. Haahahahhaha.
Gue selaku binan discreet metropilis yang go international pastinya nyari orang yang cakep buat ditanyain. Kebetulan yang cakep, cina dan dari Indo itu cuma si Pascal dan kebetulan lagi dia sunda, ahhh meleleh.

G: Eh lu dari Indo kan ? Tadi ngomongin apaan aja sih ? Gue telat dateng nih.
P: Oh, bisa ga kita omonginnya nanti aja, gue lagi buru-buru nih.
G: Oh oke, gue bisa nanya yang lain kok *PENONTON KECEWA ............*
P: Eh ga apa lagi, ini contact gue *OFFICIAL SEKALI COWOK INI ......*
G: Oke, I'll texed you later, See you ... *nyelonong pergi sambil kibas rambut, senyum bangsat*

AHHHHH SUMPAYA ...... DEMIAPAYAAAA ........ Gue inget banget hari itu merupakan the best day of that week. Lalalalalala ............. Then gue bikin arrangement untuk ketemuan sama dia di Labodega Pavi. Deket dari rumah gue dan jauh dari rumah dia HAHA. Karna gue pikir cuma beberapa menit doang dari rumah, jadi berangkat rada lambat dikit juga bakalan gue yang sampai duluan, eh taunya dia lah yang dateng duluan. Gue disms begini nih kalo ga salah.

P: Ndro dimana ? Jadi ketemuan ga ? Gue udah di Labodega for 20 minutes nih.
G: *TEREAK NYARING !!!!!!* Ini lagi dijalan. Bentar ya. Macet banget. *bohong, gue padahal lagi ngeroko di balcony condo gue*
P: Ok.

----------------------------------------------------------------------------------------

Tadi subuh, on my pillow talk with Pascal, gue nanya kejadian itu.

G: Cal, lu inget ga lu nunggu 20 menit jaman dulu di Labodega ?
P: Yang kapan ? I had lots of that memories nih. Hahaha
G: Ah ... Seriusan, yang waktu pertama kali kita ketemuan diluar campus. Masa lu ga inget sih ?
P: Oh yang itu. Iya gue inget, emang kenapa ?
G: Lu pasti bt ya nungguin gue lama banget ? Hahaha
P: Engga juga sih, cuma gue mikir aja waktu itu. Lu yang perlu kenapa juga gue yang ribet dateng ke Labodega and pake nungguin lu ya ? I am so innocent at that time. *senyum sombong*
G: Ye .... Santai mas. Tapi gue udah naksir lu tau dari hari pertama gue liat lu.
P: Oh ya ? *nutup buku management yang lagi dibacanya terus fokus liat muka gue*
G: Iya, yang paling cakep waktu itu lu doang sih. Hahahaha.
P: Kalau gue tau lu suka sama cowok. Pasti dulu gue mikir lu bakalan suka sama si Cumi.
G: Lah kenape dia deh ?
P: Iya lah, dia kan Arab ! *sambil noyor jidat gue*
G: So what kalo dia Arab ? *noyor balik*
P: Ya, you know it lah. Arab kan gede ...
G: PPPPFFFFTTTTTTTTTTTTTTTTTTTT *&*@^&*#%^%@^%

Norak deh Pascal, biar kata Arab itu gede bukan berarti gue bakalan suka sama Arab *no offense guys*.

-----------------------------------------------------------------------------------------

Sekarang gue lagi nulis di Starbucks Pavilion, level 6th. Waiting Pascal to pick me up. Dia baru selese meeting sama clientnya di KL Sentral and will be here for 20 minutes later.
Baru seharian ditinggal udah kangen banget gue sama Pascal. Pasti dia wangi deh, wangi2 kecut gimana gitu *EWHHH GROSSSSSSSSSSSSSSS !!!*, mukanya pasti berminyak udah kaya amang-amang dari lapangan, terus gue yakin banget itu kemeja udah lecek terus omongan yang keluar pertama kali pas ketemu gue adalah ............... "lu matching banget deh hari ini."

Tuesday, August 16, 2011

Si Tampan

Eh ya, kemaren abis sharing gitu sama salah satu sobi pere gue, dia bilang cowo berotot itu bikin basah ya *gua teriak dalem hati, kemane aja mba dari jaman penjuang kita masih shirtless sampe sekarang udah pake rompi anti peluru, cowo berotot itu bikin basah*. Terus dia bilang juga kalau Rio Dewanto itu titisan bidadara yang nyasar ke Jakarta. Terus gue ngelongo masih ngehang ga ngerti maksudnya apaan. Rio Dewanto ? Titisan bidadara ? Pas balik kerumah *di mobil otw balik sih lebih tepatnya* gue langsung googling nama sang bidadara. Ih pecun ya, itu sih cowo yang gue taksir mati-matian waktu ketemu di airport Soekarno-Hatta right before I flew to Malaysia. Oh doi artis, oh doi model juga, oh doi udah punya pacar *pere* yang oh udah mau doi kawinin. Dan sekarang gue keinget-inget terus sama si tampan, wangi, berotot, dan bertato dengan muka oriental tapi kulitnya coklat itu lagi dan lagi. Mana saban liat tv ada iklan pasti dia ada deh. Kan mupeng *pukul mulut keras-keras*.

Duh begini nih nasib cong single belum meletek. Bawaannya ngebayangin orang terus, atau nggak ngegossip, atau enggak nongkrong sendirian di coffee shop sambil berharap ada pangeran *yang ngga suka pake stiletto* dateng terus ngajakin nikah di Belanda. Ada ngga ya kira-kira ? Ada, someday in the future. Eh tapi kemaren pas lagi nebeng online di sebuah coffee shop Hard Rock Kuta, ada cong tampan, wangi, muka oriental, terus semi shirtless curi-curi pandang ke arah gue, terus pas gue tengok balik doi senyum *senyumnya; alis naik sebelah, yang which is bibirnya juga naik sebelah, sambil sedikit kebuka rahangnya terus lidah di dalemnya ditempel-tempel ke dinding pipi bagian dalem*. Terus gue langsung berdiri ambil ipad terus berjalan kearah si tampan terus ngebisikin "jangan bikin malu, kasian ibu-ibu belakang saya sampe ketakutan" terus gue berlenggang pergi sambil kaya mau teriak "YESS MAMPUS LUH". Dikira gue cong murahan apaan *abis itu langsung nyesel sok jual mahal*. Sorry ya tampan, gue emang rada jutek kalo di flirting yang menjurus kearah selangkangan, apalagi sama stranger, kata mamah perawan kudu hati-hati ngejaga keperawanannya, jangan sampe jebol sebelum nikah ....

Sorry buat Rio kalau lu sekarang gue omongin atau malah gue bayangin terus, resiko jadi bidadara.

Saturday, August 13, 2011

androcong

Udah cukup lama gue cuma baca blog, dan inilah saatnya gua bikin blog sendiri. Semoga yang baca ngga nyumpahin gue jadi cong tujuh turunan. *gimana mau punya turunan, cong kan gak bisa hamil* hehe .....

Sip, dimulai dengan ucapan syukur karena gue udah bisa sedikit demi sedikit menerima kecongan gua apa adanya. *EYEMINNN*

The Andro, nama 'andro' disini bukan sembarang nama, nih ya gue mau ngasih sedikit pengetahuan seputar cong. Labels scare me off. I’m just some guy, and hopefully I’ll someday look more like how I know I do in my head. Itu loh maksudnya either dia cewe atau cowo yang memiliki kecenderungan bergaya dan bersikap seperti lawan jenisnya. Ya bahasa sakit hatinya sih BENCONG, tapi gak semua orang yang memikili sifat seperti ini itu gay kok. Tapi gue mau ngejelasin kalo gue disini andro dalam berbicara dan cara menulis, gue cowo biasa kok *masih aja usaha jadi cowo* yang engga, eh atau belum cross dresser LOL.

Cong semesta alam diumur seperti gue ini, dua puluhan yang masih enerjik dan nyentrik, pasti punya masalah dengan ke out and proud-tan dirinya as cong. Jujur ya belum ada temen gue baik pere sekalipun yang tau kalau gue cong, dude it's harder than Cunilingous. Dan barusan aja gue kenalan temen cong dari yang namanya grindr *itu loh aplikasi gratisan yang cuma sebulan dong gratisannya buat para cong kesepian kaya gue, hiks*. Nah di fotonya lumayan ngondek, tapi gue positive thinking aja toh cuman buat ngobrol doang, eh ngga taunya ngondek banget, kurang operasi kenti aja. Mak ...... Pantesan dia ngebet banget pengen ketemu sampe pengen jemput kerumah. Nah di tempat makan nih dia aga malu-malu gitu yang which is malu-maluin gue banget soalnya orang-orang pada ngeliatin, nunggu apa yang akan terjadi selanjutnya, tapi untung gue jago akting, jadi langsung deh gue juga ngondek biar sekalian disangkain bcf *best cong forever* yang udah lama gak ketemu. Haha ngga nyangka juga sih bisa kaya begitu. Terus nih ya terus si bencong temen baru gue itu tiba-tiba panik soalnya ada mantannya disekitar tempat kita ketemuan. Yaudah deh kita langsung cuss cabut kemana tau yang akhirnya terdampar di parkiran rumah sakit. Terus dia bilang, 'eh sorry ya itu mantan gue rada sarap, gue baru putus gara-gara gue pacaran sama orang lain *selingkuh dong cong, hela nafas, betulin alis* gue takutnya lu disangka pacar baru gue ....'

Ya Tuhan ....... Emang ya nafsu itu ga kenal yang namanya bersyukur, itu mantannya cong laki banget malah diselingkuhin, cih, cowo kaya gitu mah mendingan diselangkangin deh dari pada diselingkuhin. Terus gue cuma bisa bilang dalem hati, dunia cong memang kejam .......

Oh ya, ada lagi nih, kenapa yah di grindr itu orang mintanya aneh-aneh, yang paling banyak gue ketemuin sih minta pic terus pas udah dikasih malah diem aja, eh boncong dikira bencong ga punya perasaan apa ...... Untung gak pernah ngasih foto asli. Udah deh ya cuma mau ngasih saran gausa nyobain pake grindr kalau gak siap sakit hati.
I warned you already, dunia cong memang kejam ..........